Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech

TALK SHOW PALEMBANG INSIGHT : PERSIAPAN KPU SUMSEL MENJELANG PILKADA SERENTAK 2018

03 Aug 2017
92 times

PALEMBANG, sumsel.kpu.go.id – Komisioner Divisi Hukum KPU Sumsel, Bapak Alexander Abdullah mengikuti Talk Show Palembang Insight di Radio Smart FM (101.8 FM) Palembang. Beliau menjadi narasumber bersama Bapak Erwanto dari Tribun Sumsel dalam talk show tersebut. Palembang Insight merupakan program dari Radio Smart FM Palembang yang membahas mengenai berbagai macam persoalan yang ada di Sumatera Selatan dalam bentuk talk show dengan narasumber terkait.

Dalam Talk Show Palembang Insight yang disiarkan kemarin pada hari Selasa tanggal 2 Agustus 2017 pukul 15.00 wib kali ini membahas tentang pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Pemerintah bersama legislatif telah menyepakati pilkada serentak. Tujuan dilaksanakannya Pilkada Serentak adalah sebagai upaya terciptanya efektifitas dan efisiensi anggaran. Dengan pelaksanaan Pilkada Serentak diharapkan biaya pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang dikeluarkan pemerintah dan masyarakat dapat ditekan. Sehubungan dengan biaya kampanye yang dikeluarkan oleh para calon kepala daerah karena semuanya kini ditanggung oleh APBN dan APBD sehingga diharapkan terdapat efisiensi biaya politik dan kasus politik uang dapat ditekan. Dengan penyelenggaraan Pilkada Serentak diharapkan dapat membangun persaingan yang bersih dan sehat. Dari pemberitaan di Tribun menyebutkan bahwa sudah ditutupnya pendaftaran bakal pasangan calon di parpol.

Bapak Alexander Abdullah menyebutkan bahwa Pilkada Serentak 2018 telah memasuki tahapannya sejak tanggal 14 Juni 2017 diawali dengan Launching Pilkada Serentak oleh KPU RI di Jakarta, artinya KPU Sumsel juga sudah memasuki tahapan untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018. Untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan 2018 sendiri, KPU Sumsel akan melaksanakan Launching Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan 2018 pada tanggal 10 Oktober 2017. Untuk syarat calon bisa dilihat di Pasal 4 Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan, sedangkan untuk syarat pencalonan ada di Pasal 5 Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan. Berdasarkan Pasal 5 ayat (2) PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tersebut menyatakan Partai Politik atau Gabungan Partai Politik yang memperoleh paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau 25% (dua puluh lima persen) dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilu terakhir maka partai-partai di Sumsel ini harus berkoalisi karena tidak ada yang memenuhi 20% dari 75 kursi di DPRD Sumatera Selatan yaitu 15 kursi. Menurut Bapak Erwanto, sejumlah parpol telah menutup untuk pendaftaran bakal calon kepala daerah, sedangkan untuk pemilu legislatif pendaftaran belum dibuka. Misalnya seperti Partai Golkar yang telah menutup untuk pengambilan berkas pendaftaran bakal calon kepala daerah, dan sekarang tinggal pengembalian berkas pendaftaran tersebut. Untuk partai-partai yang lain, seperti PKS dan PKB mempunyai mekanisme sendiri. (anggie)

Rate this item
(0 votes)
Super User

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan

Website: sumsel.kpu.go.id/

Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan

Jalan Pangeran Ratu Jakabaring Palembang

Photo Gallery

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech