Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech
Items filtered by date: Thursday, 03 May 2018

PALEMBANG, sumsel.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan bekerja sama dengan forum jurnalis parlemen Sumsel, menggelar Focus Group Disccusion (FGD) tentang problematika pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumsel.


Kegiatan yang digelar di aula Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (Stipada) palembang, Kamis ,(3/5/2018) ini, diikuti oleh kalangan mahasiswa dan dosen dari berbagai universitas, pakar hukum, budayawan, tokoh politik, tokoh agama, awak media dan akademisi.


Dalam kata sambutannya, Ketua KPU Sumsel Aspahani diwakili sekretaris KPU H.MS.Sumarwan mengatakan, untuk menciptakan pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 yang berintegritas, perlu peran serta semua elemen masyarakat. "Terlebih awak media, selaku penyampai informasi ke masyarakat," katanya didampingi komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum, Alex Abdullah.


Peran serta semua pihak sangat diharapkan, terutama dalam hal partisipasi pemilih.  Bukan sekedar menyalurkan hak pilih saja, tapi mulai dari sekarang mengajak dan saling mengingatkan satu sama lain agar datang ke TPS pada pencoblosan 27 Juni 2018 nanti. 


"Kita berharap partisipasi pemilih di Sumsel mampu melebihi target nasional, 77,5%," katanya.


Dalam FGD tersebut, salah satu problem pemilu yang dibahas adalah kurangnya unsur budaya dalam menilai pasangan calon. Seperti yang disampaikan, Febri dari dewan Kesenian Palembang. "Saya melihat saat debat kandidat, yang diuji dengan pasangan calon hanya terfokus pada masalah ekonomi, infrastruktur dan birokrasi. Padahal budaya  juga sangat penting, masyarakat ingin tau lebih dalam siapa calon yang paling berbudaya," katanya.


Karena karakter budaya seorang pemimpin juga mempengaruhi arah kebijakannya. Apalagi saat ini kebudayaan mulai tergerus, khususnya kebudayaan melayu yang  merupakan salah satu identitas masyarakat di Sumatera Selatan. "Kami harap, pada debat kandidat nanti, masalah kebudayaan juga dibahas," sannnya..


Menanggapi masukan tersebut, komisioner KPU Sumsel divisi Hukum Alexander Abdullah mengatakan, selaku panitia penyelenggara pemilu, pihaknya mengapresiasi masukan tersebut. Apalagi, untuk menciptakan Pemilu yang berintegritas guna tercapainya pemimpin yang berkuakitas.

"Kami menerima saran dan masukan semua pihak dalam hal ini. Saya juga menilai unsur seni dan budaya juga harus dimiliki oleh seorang pemimpin," katanya

(Mhq/kpu-sumsel/hupmas)

Published in Teknis dan Hupmas

Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan

Jalan Pangeran Ratu Jakabaring Palembang

Telp/Fax : (0711) 514435

Photo Gallery

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech