Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech

Jakarta, kpu.go.id- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Juri Ardiantoro mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (rakornas) Pemantapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2017 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri di Hotel Bidakara Jakarta Selasa (31/1).

Juri mengatakan salah satu poin yang menjadi konsen penyelenggara adalah bagaimana kita bisa menekan/mencegah potensi konflik yang terjadi di daerah-daerah yang menyelenggarakan pilkada.

Mengacu pada pilkada serentak tahun 2015, pilkada berjalan dengan lancar, namun masih ada daerah yang menyelenggarakannya tidak serentak tahun 2015, kami berharap pilkada tahun 2017 berlangsung secara serentak.  

Sampai hari ini berdasarkan monitoring dan laporan teman-teman di daerah, potensi untuk adanya ketidak serentak itu belum kelihatan, kita optimis pilkada 2017 akan berlansung serentak di 101 daerah.

Selain itu pilkada tahun 2015 yang lalu dinilai ada kecendrungan partisipasi menurun, baik partisipasi kepesertaaan pilkada maupun pemilih, rata-rata jumlah pasangan calon di pilkada serentak tahun 2015 paling banyak 3 sampai 4 pasangan calon, bahkan lebih banyak yang 2 pasangan calon, dan ada 3 daerah yang pasangan calonnya tunggal di 2015.

Sedangkan pilkada tahun 2017 kepesertaan pasangan calon lebih menurun sebagian besar pasangan calon jumlahnya antara 2 sampai 3 pasangan calon, sedangkan tahun 2017 untuk jumlah pasangan calon tunggalnya bertambah, kalau 2015 ada 3 calon tunggal, tahun 2017 setidaknya sampai hari ini ada 9 daerah yang pasangan calonnya tunggal atau 1 pasangan saja.ujar juri.

Pada kesempatan yang sama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengatakan Pilkada Serentak 2017 sudah siap dilaksanakan.  Dirinya berharap, pelaksananan Pilkada Serentak 2017 berjalam baik jika dibandingkan 2015 lalu. Tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak 2015  mencapai 70 persen. Tjahjo mentargetkan pertisipasi Pilkada.2017 dapat meningkat hingga 80 persen.

Sementara itu, Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, mengatakan TNI menyatakan siap membantu pengamanan Pilkada Serentak 2017. "Berapapun jumlahnya akan kami bantu. Kami pun sudah siapkan cadangan tergantung daerah masing-masing" kata Gatot.

Sedangkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengingatkan, ada delapan pihak yang menjadi tolok ukur keberhasilan Pilkada Serentak 2017. Mereka adalah KPU, Bawaslu, paslon dan pendukung paslon, pemerintah, aparat keamanan, media, masyarakat dan pengawas independen. Semua pihak diminta meningkatkan koordinasi hingga proses pilkada selesai.

Rakornas yang dijadwalkan sehari dihadiri pula para anggota (KPU) RI, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu (DKPP), dan para peserta yang terdiri dari jajaran anggota KPU, Bawaslu Provinsi dan KPU Kab/Kota,  yang akan meneyelenggarakan pilkada di 101 daerah serta jajaran TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan Kejaksaan Agung. (dosen/red. FOTO KPU/dosen/Hupmas)  

Sekayu – KPU Musi Banyuasin mengundang seluruh Kepala Sekolah dan Guru PPKN tingkat SMA/MA/SMK di Kabupaten Musi Banyuasin dalam Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula Bagi Kepala Sekolah & Guru. Acara ini diadakan di Hotel Ranggonang Sekayu pada hari Kamis 19 Januari 2017.

Sebagai Moderator adalah Pratama (Komisioner Divisi Hukum KPU Musi Banyuasin), sebagai Keynote Speaker adalah H.A. Firdaus Marvel’s (Ketua KPU Musi Banyuasin), sebagai Narasumber adalah Ahmad Naafi (Komisioner Divisi SDM & Parmas KPU Provinsi Sumatera Selatan); H.M. Soleh Naim (Kepala Badan Kesbangpol Pemkab Musi Banyuasin); serta Maryani (Komisioner Divisi Data & Perencanaan KPU Musi Banyuasin).

Sekayu – KPU Musi Banyuasin menindaklanjuti Surat Edaran KPU RI dan KPU Provinsi Sumatera Selatan untuk meningkatkan intensitas Sosialisasi Pemilihan, khususnya kepada Pemilih Pemula, hingga batas akhir Sosialisasi Pemilihan pada 14 Februari 2017.

Pelaksanaannya dengan pemberitahuan kepada Dinas Pendidikan dan Kebuadayaan Provinsi Sumatera Selatan agar memerintahkan kepada seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK/MA yang ada di Musi Banyuasin untuk memfasilitasi 5 orang Komisioner KPU Musi Banyuasin menjadi Pembina Upacara Bendera sesuai jadwal yang ditentukan.

Selanjutnya meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan memerintahkan seluruh Kepala Sekolah dan Guru PPKN sejumlah 130 (seratus tiga puluh) peserta mengikuti Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula pada tanggal 19 Januari 2017 di Sekayu dengan fasilitasi akomodasi penginapan, ATK, konsumsi dan transportasi dari KPU Musi Banyuasin.

Sekayu – KPU Musi Banyuasin melaksanakan tugas Sosialisasi secara intensif ke lapisan masyarakat dan komunitas yang membutuhkan wawasan mengenai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin Tahun 2017. Termasuk kepada masyarakat yang menjadi mesin partai politik, dalam hal ini partai pendukung Pasangan Calon.

Pada tanggal 10 Januari 2017 bertempat di Sekayu, Komisioner Divisi Hukum KPU Musi Banyuasin diberikan kesempatan untuk menjadi Narasumber pada acara Pembekalan bagi Saksi Pasangan Calon. Acara ini memberikan kesempatan kepada KPU Musi Banyuasin untuk mengukur kesiapan masyarakat dan partai politik, terutama dari sisi aturan Pemilihan. Acara ini dihadiri oleh lebih dari seratus partisan yang berasal dari sejumlah kecamatan di Musi Banyuasin.

Kunjungan Universitas Taman Siswa dan Universitas IGM ke Rumah Pintar Pemilu Sriwijaya, Sabtu (10/12)

Kayuara, infosekayu.com, Sekali lagi, Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memberikan support dan dukungan yang luar biasa kepada KPU Kab. Muba.

Terbukti, melalui Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumsel dan Muba, Ketua PGRI Sumsel, H. Ahmad Zulinto, S.Pd, MM mengobarkan semangat para ribuan guru yang memadati Stabel Berkuda Sekayu, dalam peringatan ke 71 tahun PGRI dan Hari Guru Se sumatera Selatan yang dipusatkan di kota sekayu.Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin telah berjasa besar memperhatikan nasib dan meningkatkan kesejahteraan guru sejak dari

Bupati Muba sampai Gubernur Sumsel melalui Program Pendidikan Gratis.

Melalui hari guru, H. Ahmad Zulinto, yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang meminta kepada Guru untuk secara aktif berpartisipasi mensukseskan dan mensosialisasikan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muba 15 Februari 2017 ujar Zulinto.

Acara yang digelar mulai pukul 10.00 Wib, diakhiri dengan Narasumber dari Ketua KPU Kab. Muba, H. Ahmad Firdaus Marvel’s yang tiada henti-hentinya memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat tak terkecuali kali ini mengajak ribuan guru untuk menjadi individu dan Guru yang mengajak diri, keluarga dan anak didik (muridnya) untuk memilih di Pilkada Muba 2017.
 
Di akhir acara dilantunkan jingle lagu pilkada muba, memilih 2017, yang dinyanyikan Salmia, gadis Muba.
 
Selain guru se Kab. Muba, juga dihadiri guru dari 17 kab/kota Sumatera Selatan, dan dihadiri kepala dinas dan Ketua PGRI se sumsel, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. Sumsel, Drs. H. Widodo, Ketua PGRI RI, Dr. Unifah Rasyidi dan Ketua PGRI Sumsel, H. Ahmad Zulinto, serta Gubernur Sumsel dan FKPD dan SKPD Kab. Muba. (Red/yud) http://www.infosekayu.com/2016/12/di-depan-ribuan-guru-ketua-kpu-muba.html
Sekayu, infosekayu.com – Banyaknya undangan untuk mengisi acara menjadi narasumber dari organisasi, Partai Politik dan masyarakat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Muba, dimanfaatkan oleh KPU Muba sebagai sarana Sosialisasi Pilkada Muba 2017.
 
Salah satu undangan tersebut adalah   Kegiatan Partai Demokrat Kab. Muba dengan agenda Konsolidasi Pelatihan Politik dan Wawasan Kebangsaan Kader Partai Demokrat Kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu (24/12) di wisma atlet Sekayu. Yang menjadi salag satu narasumbernya adalah Maryani RFP Komisioner KPU Muba.

Tema sosialisasi dari KPU Kab. Muba adalah Sosialisasi Pilkada Muba dan Partisipasi Politik. Dalam paparannya dihadapan Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Meski dan ratusan peserta Partai Demokrat, Maryani memaparkan ada 14.808 orang yang terlibat dalam Penyelenggara Pilkada Muba, terdiri dari 76 orang di KPU Kab. Muba, 140 orang di 14 Kecamatan sebagai PPK, 1.440 orang tersebar di 240 Desa/Kelurahan sebagai PPS, dan ujung tombak kita di tingkat KPPS/TPS ada 10.224 orang plus 2.928 orang petugas Linmas.

Dapat dibayangkan mereka bagaikan satu kesatuan utuh dari tingkat. TPS, Desa/Kelurahan, Kecamatan sampai Kabupaten saling bahu membahu menyukseskan tahapan tahapan penyelenggaraan hingga puncaknya 15 Februari 2017 pemungutan, penghitungan, rekapitulasi akhirnya penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang akan dihasilkan, menurut Maryani yang juga berstatus Bidan di Sekayu.
 
“Tujuan kami, mulai KPPS, PPS, PPK dan KPU cuma satu dalam tri sukses sebagai motto kami, sukses penyelenggaraan, sukses tertinggi partisipasi pemilih dan sukses terpilih kualitas Bupati dan Wakil Bupati Muba 2017-2022,” Ujar Maryani berapi api.
 
Acara yang digelar oleh demokrat dimulai Pukul 14.00 Wib berakhir pukul 16.00 Wib yang juga dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kab. Muba, H. Soleh Naim, perwakilan Parpol, juga hadir Panwaslih Kab. Muba, Dodi Safari, SE, berakhir dengan sepakatnya peserta ikut mensukseskan Pilkada Muba 2017. (Red/yud) http://www.infosekayu.com/2016/12/diundang-menjadi-narasumber-kpu-muba.html
Serasan Jaya, infosekayu.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Muba mengundang Panwaslih Kab. Muba, beserta Perwakilan tim sukses paslon Nomor Urut 1, H. Dodi Reza Alex – Beni Hernedi, Paslon nomor urut 2 H. Amiri Aripin – Ahmad Toha di ruang Ketua KPU Kab. Muba, kamis, 22/12/2016.

Rapat Koordinasi dimulai Pukul 16.00 Wib, membahas Penyampaian Surat Pemberhentian pejabat berwenang bagi calon yang berstatus anggota DPR RI yaitu H. Dodi Reza Alex Noerdin dan PNS bagi Ahmad Toha. Sesuai dengan Peraturan KPU RI nomor 9 Tahun 2016 Pasal 68 ayat 1, SK Pemberhentian diterima KPU paling lambat 60 Hari sejak ditetapkan sebagai calon.

Sebagaimana diketahui bahwa KPU Kab. Muba menetapkan calon Bupati dan Wakil Bupati pada tanggal 24 Oktober 2016, sehingga 60 hari yang dimaksud maka paling lambat SK diterima pada tanggal 23 Desember 2016.
 
Rapat sendiri dipandu oleh Ketua KPU Kab. Muba, H. Ahmad Firdaus Marvel’s, dan didampingi Komisioner Drs. Said Khairil Azmi dan Maryani, RFP, sedangkan Panwaslih Kab. Muba dihadiri Ketua Panwaslih, Andi Gunawan, SE, dan staf Jeri Hadi, SE, perwakilan tim sukses nomor urut 1, dihadiri oleh Raflen, ST sementara tim sukses nomor urut 2 dihadiri Asthawielah, SH.
Menurut H. Ahmad Firdaus Marvel’s, Kita sudah menerima petikan Keputusan Presiden RI Nomor 135/P Tahun 2016, tanggal 22 Desember 2016 tentang Peresmian Pemberhentian Antar Waktu Anggota DPR dan MPR masa jabatan tahun 2014-2019, Sebagaimana terlampir.
 
“Sementara status Ahmad Toha kita terima surat keterangan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Nomor B-105/Kw.06.1/2/Kp.01.2/12/2016, tanggal 20 Desember 2016,” tutup Firdaus. (red/yud) http://www.infosekayu.com/2016/12/kpu-muba-terima-sk-pemberhentian-dodi.html

kpud-sumselprov.go.id – Debat terbuka yang dilaksanakan KPU Kab Musi Banyuasin menghadirkan panelis yang telah berkecimpung lama dibidangnya, Prof Didik Susetyo Pakar bidang ekonomi studi pembangunan, Drs.  Djoko Siswanto, M.Si pakar bidang politik dan pemerintahan, DR. Febrian pakar bidang hukum, selain itu debat terbuka ini dipandu oleh moderator yang juga telah lama berkecimpung dibidang ilmu pemerintahan, politik Dr. Ardiyan Saptawan, M.Si.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) telah melaksanakan penyerahan alat peraga dan bahan kampanye kepada tim pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) MUBA Tahun 2017. Namun dalam pemantauan Komisioner KPU MUBA, tim pasangan calon belum maksimal dalam penyebaran alat peraga kampanye.

Hal ini disampaikan oleh Komisioner KPU MUBA Divisi Hukum, Pratama, S.H., dalam konferensi pers pada pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Wisma Atlit Sekayu, pada hari rabu (21/12/2016) yang lalu.

“Pihak KPU telah berusaha untuk memperingatkan kepada pasangan calon supaya memaksimalkan distribusi alat peraga dan bahan kampanye. Setiap kepala keluarga diberikan satu alat peraga dan bahan kampanye, namun berdasarkan pantauan kami, tim pasangan calon hanya konsentrasi pada satu atau dua rumah ditiap desa”, ujarnya.

Disampaikannya bahwa tahapan Pilkada MUBA saat ini sudah memasuki tahapan laporan penerimaan sumbangan kampanye yang dimulai sejak Tanggal 20 Desember 2016 hingga 13 Februari 2017, dan setiap pasangan calon akan diperiksa oleh auditor publik, terkait laporan awal dana kampanye, penerimaan sumbangan dana kampanye, dan laporan penggunaan dana kampanye dalam bentuk pelaporan yang lengkap.

“Untuk pasangan calon nomor urut 1 Dodi Reza Alex–Beni Hernedi sudah melaporkan dana awal kampanye sebanyak 1 milyar dan sumbangan dana kampanyenya sebesar 350 juta. Sedangkan Pasangan calon nomor urut 2 Amiri Arifin–Ahmad Toha melaporkan dana awal kampanye sebanyak 1 juta dan sumbangan dana kampanyenya sebesar 1 milyar”, bebernya. (WindaC). http://www.lintasperistiwa.com/daerah/komisioner-kpu-muba-divisi-hukum-pasangan-calon-belum-maksimal-dalam-penyebaran-alat-peraga-kampanye

Page 1 of 2

Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan

Jalan Pangeran Ratu Jakabaring Palembang

Photo Gallery

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech