Share Facebook Share WA

Hasil Perbaikan 2, DPT Pemilu di Sumsel 5.850.084

Hasil Perbaikan 2, DPT Pemilu di Sumsel 5.850.084
Tanggal 2018-11-14 Post : Humas
Share Facebook Share WA

Palembang, sumsel.kpu.go.id

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2 (DPTHP2) Sumatera Selatan, sebanyak 5.850.084 pemilih.

Penetapan DPTHP 2 tersebut dilakukan saat rapat pleno terbuka Rekapitulasi DPTHP2 Pemilu 2019 di Whyndam Hotel, Rabu (14/11/2018).

Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Hendri Alma Wijaya menjelaskan, dari 5.850.084 DPT HP2 Sumsel, terdiri dari 2.951.164 pemilih laki-laki dan 2.898.920 pemilih perempuan, tersebar di 17 kabupaten kota, 236 kecamatan, 3.238 Desa/kelurahan dan 25.298 TPS.

"Data pemilih ini sudah sesuai dengan aplikasi Sistem Informasi Data Pemilh," ujarnya didampingi ketua KPU Sumsel Kelly Mariana, serta komisioner Hendri Daya Putra, Hepriyadi, Amrah Muslimin dan Sekretaris KPU Sumsel MS Sumarwan.

Dia menegaskan, daftar pemilih ini masih berfluktuasi, sebelum penetapan DPT akhir menjelang hari H Pemilu 2019 nanti. "Kami di KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/kota terus melakukan pemuktahiran data pemilih," katanya.

Sebelumnya, Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana dalam kata sambutannya mengatakan, Pelik terbuka ini menindaklanjuti hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Perbaikan 1 (DPTHP-1) Pemilu 2019 Tingkat Nasional.  KPU diminta melakukan penyempurnan DPTHP-1 selama 60 hari sejak tanggal 16 September s.d 15 November 2018. 

"Sehubungan dengan hal tersebut, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan penyempurnaan DPTHP-1 mengikuti pentunjuk dan Iangkah-langkah yang telah disusun oleh KPU Rl. Hal tersebut tertuang dalam Surat KPU RI Nomor : 1169IPL.02.1SD/01/KPU/X/2018 tanggal 02 Oktober 2018 tentang Tata Cara Penyempurnaan DPHP-1," katanya.

Ada 3 aspek perbaikan daftar pemilih dalam Penyempurnaan DPTH-1 ini. Pertama, penghapusan terhadap Pemilih yang tidak memenuhi syarat, kemudian memasukkan pemilih yang telah memenuhi syarat namun belum terdaftar dalam daftar pemilih dan perbaikan elemen data pemilih.

"Secara umum ada 2 (dua) hal pokok dalam Regulasi Penyusunan Daftar Pemilih untuk Pemilu 2019 yang berbeda dengan Pemilu 2014," jelasnya 

Diantaranya, basis pendaftaran pemilih berdasarkan alamat de jure, yaitu merujuk pada alamat di KTP-elektronik pemilih. Selain itu, ketentuan pindah memilih yang diatur pada UU Nomor 7 Tahun 2017.

 Mengatur pindah memilih bisa dilakukan, dengan sebelumnya terdaftar dalam DPT dan konsekuensi apabila pemilih pindah memilih maka nama yang bersangkutan dihapus dari DPT. 

"Syaratnya paling lambat 30 hari sebelum hari pemungutan suara. Hal ini terkait dengan alokasi surat suara di TPS," katanya.

(Mhq/humas/KPU-Sumsel)

 

 

sumsel.kpu.go.id

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2 (DPTHP2) Sumatera Selatan, sebanyak 5.850.084 pemilih.

Penetapan DPTHP 2 tersebut dilakukan saat rapat pleno terbuka Rekapitulasi DPTHP2 Pemilu 2019 di Whyndam Hotel, Rabu (14/11/2018).

Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Hendri Alma Wijaya menjelaskan, dari 5.850.084 DPT HP2 Sumsel, terdiri dari 2.951.164 pemilih laki-laki dan 2.898.920 pemilih perempuan, tersebar di 17 kabupaten kota, 236 kecamatan, 3.238 Desa/kelurahan dan 25.298 TPS.

"Data pemilih ini sudah sesuai dengan aplikasi Sistem Informasi Data Pemilh," ujarnya didampingi ketua KPU Sumsel Kelly Mariana, serta komisioner Hendri Daya Putra, Hepriyadi, Amrah Muslimin dan Sekretaris KPU Sumsel MS Sumarwan.

Dia menegaskan, daftar pemilih ini masih berfluktuasi, sebelum penetapan DPT akhir menjelang hari H Pemilu 2019 nanti. "Kami di KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/kota terus melakukan pemuktahiran data pemilih," katanya.

Sebelumnya, Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana dalam kata sambutannya mengatakan, Pelik terbuka ini menindaklanjuti hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Perbaikan 1 (DPTHP-1) Pemilu 2019 Tingkat Nasional.  KPU diminta melakukan penyempurnan DPTHP-1 selama 60 hari sejak tanggal 16 September s.d 15 November 2018. 

"Sehubungan dengan hal tersebut, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan penyempurnaan DPTHP-1 mengikuti pentunjuk dan Iangkah-langkah yang telah disusun oleh KPU Rl. Hal tersebut tertuang dalam Surat KPU RI Nomor : 1169IPL.02.1SD/01/KPU/X/2018 tanggal 02 Oktober 2018 tentang Tata Cara Penyempurnaan DPHP-1," katanya.

Ada 3 aspek perbaikan daftar pemilih dalam Penyempurnaan DPTH-1 ini. Pertama, penghapusan terhadap Pemilih yang tidak memenuhi syarat, kemudian memasukkan pemilih yang telah memenuhi syarat namun belum terdaftar dalam daftar pemilih dan perbaikan elemen data pemilih.

"Secara umum ada 2 (dua) hal pokok dalam Regulasi Penyusunan Daftar Pemilih untuk Pemilu 2019 yang berbeda dengan Pemilu 2014," jelasnya 

Diantaranya, basis pendaftaran pemilih berdasarkan alamat de jure, yaitu merujuk pada alamat di KTP-elektronik pemilih. Selain itu, ketentuan pindah memilih yang diatur pada UU Nomor 7 Tahun 2017.

 Mengatur pindah memilih bisa dilakukan, dengan sebelumnya terdaftar dalam DPT dan konsekuensi apabila pemilih pindah memilih maka nama yang bersangkutan dihapus dari DPT. 

"Syaratnya paling lambat 30 hari sebelum hari pemungutan suara. Hal ini terkait dengan alokasi surat suara di TPS," katanya.

(Mhq/humas/KPU-Sumsel)

 

 

">