Share Facebook Share WA

Rapat Kerja Persiapan Kampanye

Rapat Kerja Persiapan Kampanye
Tanggal 2018-02-01 Post : Humas
Share Facebook Share WA

PALEMBANG, sumsel.kpu.go.id - Rapat Kerja Persiapan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota berlangsung di Horison Ultima (30-31/01/2018). hadir dalam rapat tersebut perwakilan partai politik, bakal calon, KPU Kab/Kota, rapat kerja ini bernarasumberkan Komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi tentang “pelaksanaan kampanye pemilihan gubernur & wakil gubernur sumatera selatan tahun 2018, Kapolda Sumsel tentang "mekanisme perizinan dan pengamanan kampanye serta pengawasan dan larangan dalam kampanye", ketua Dewan Pers Indonesia dan KPID Sumsel tentang "netralitas dan peran media dalam kampanye serta kode etik jurnalistik dalam kampanye". Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) telah merancang, akan membagi wilayah kampanye menjadi empat zona, masing-masing zona bagi peserta Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel. Masing-masing pasangan calon diberi kesempatan dua kali kampanye dalam bentuk rapat umum yang dimulai 15 Februari 2018 hingga masa tenang serta pembersihan alat peraga akan dimulai pada 24 Juni 2018. Ketua KPU Sumsel Aspahani mengatakan, setiap hari pasangan calon boleh melakukan kampanye di tiap zona yang telah ditetapkan. Keempat zona dibatasi oleh Kabupaten/kota yang ada di Sumsel. “Nanti ada empat zona ruang lingkupnya, dan zona itu minimal 4 daerah, dan hanya zona 2 yang 5 daerah,” kata Aspahani, disela- sela Raker persiapan kampanye Pilgub Sumsel, Pilkada Kabupateb/kota tahun 2018. Menurut Aspahani, Zona 1 meliputi Palembang, Prabumulih, Banyuasin dan Ogan Ilir. Zona 2 Muara Enim, Pali, Lahat Pagar Alam dan Empat Lawang. Sementara Zona 3 meliputi Muba, Mura, Muratara dan Lubuk Linggau. Sedangkan Zona 4 meliputi OKU, OKU Selatan, OKU Timur dan OKI. Dimana, semua peserta Pilkada harus mengikuti zona yang telah ditetapkan. Termasuk apabila ada juru kampanye dari pusat atau provinsi yang hari itu hendak bergabung, harus mengikuti ketentuan yang ada. Sebelum kampanye dalam bentuk rapat umum akan didahului dengan pencanangan kampanye damai oleh semua pasangan calon. “Tujuan zona ini, nanti bagi paslon memanfaatkan selama 3 sampai 4 hari, kemudian bergerak kezona lainnya. Jadi dari 17 kabupaten /kota di Sumsel kita bagi 4, dan berlangsung selama 129 hari,” katanya. Ditambahkan Aspahani, pihaknya berharap massa masing-masing Paslon yang ada, tetap melakukan kampanye secara tertib dan tidak mengganggu masyarakat beraktifitas. Untuk mengantisipasi hal itu, KPU Sumsel akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Polda Sumsel, TNI dan Bawaslu. Diterangkannya aparat hukum dan Bawaslu harus tegas menindak setiap pelanggar, termasuk partai yang melakukan kampanye tanpa pemberitahuan lebih dulu. Sebelum rapat terbuka semua partai diminta memberi pemberitahuan kepada polisi yang ditembuskan ke badan pengawas dan KPU. Sedangkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel, siap mengawasi penyelenggaraan kampanye pada Pilkada 2018 mendatang. Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi, banyak bentuk -bentuk kerawanan kampanye, seperti pasangan calon atau tim berkampanye diluar jadwal, pelaksaan kampanye bukan oleh tim kampanye yang didaftarkan, penggunaan dana publik dan penggunaan jabatan untuk kampanye. Selain itu, penggunaan politik uang, penggunaan materi kampanye dengan isu SARA yang menjurus ke black campaign, merusak alat peraga, keterlibatan pejabat yang dilarang kampanye, mobilisasi ASN, hingga melakukan kampamye ditempat yang dilarang (tempat ibadah atau sekolah). “Jika kampanye diluar jadwal, kita bubarkan, tegaskan. Soal jadwalnya nanti diatur, jika diluar itu bubarkan, jika masih melanggar pidana,”. Komisioner KPU Provinsi Sumsel Divisi SDM dan Parmas A Naafi SH MKn mengharaplan supaya Pilkada di Sumsel tidak menghalangi kebebasan pers yang konstitusional. "Ada hak jawab, pemberitaan berimbang. Tidak memojokkan salah satu calon. Akan mengaktifkan gugus tugas empat lembaga tadi. Akan dibentuk kantor sendiri di Baqaslu. Kalau ada laporan dugaan pelanggaran di media, gugus tugas ini yang akan menyelesaikannya," tandasnya. (rel)
  • deputi menpanrb kunjungi kantor kpu sumatera selatan
    jumat, 10 juli 2020 ketua kpu provinsi sumatera selatan, dra. kelly mariana

  • apel akbar kesiapan pemilihan serentak tahun 2020
    palembang - rabu (8/7). ketua dan anggota kpu provinsi sumatera selatan didampin

  • rakor verifikasi faktual penyampaian laporan perkembangan
    rabu, 8 juli 2020, anggota kpu provinsi sumatera selatan divisi teknis peny

  • rakor persiapan penyelesaian pelanggaran administrasi
    kamis, 9 juli 2020, anggota kpu provinsi sumatera selatan divisi hukum dan

  • monitoring verifikasi faktual bakal calon perseorangan
    sabtu, 04 juli 2020, ketua kpu provinsi sumatera selatan, kelly mariana di dampi

  • monitoring pembentukan ppdp di kab pali
    sabtu, 04 juli 2020 kepala bagian program data organisasi dan sdm didamping

  • monitoring pembentukan ppdp di kab oku
    sabtu, 04 juli 2020. dalam rangka monitoring dan supervisi pembentukan ppdp

  • monitoring pembentukan ppdp di kab oku selatan
    sabtu, 04 juli 2020 anggota kpu provinsi sumatera selatan divisi teknis pen

  • supervisi verifikasi faktual bakal calon perserangan di kab muratara
    sabtu, 04 juli 2020 anggota kpu provinsi sumatera selatan, hendri almawijay

  • Kontak Kami

    • +0711 - 514435
    • +0711 - 514435
    • Facebook
    • Twiter
    • Twiter
    • Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan

      Alamat: Ps. Induk Jakabaring, Jl. Pangeran Ratu Blok B8, 15 Ulu, Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30257

    • kpusumse@yahoo.com
    • www.sumsel.kpu.go.id

    Statistik Pengunjung

    21404133

    Pengunjung hari ini : 323
    Total pengunjung : 183110

    Hits hari ini : 323
    Total Bulan ini : 20884

    Pengunjung Online: 5


    Facebook Like Box